Uang: MK vs KPU (Bag. 7/End)

1915: J.P. Morgan menjadi agen penjualan “Dewan Material Perang” bagi Inggris dan Perancis yang sedang berperang, dan menjadi konsumen terbesar di planet ini, menghabiskan 10 juta dolar per hari. Selain dia, Presiden Woodrow Wilson juga menunjuk Bernard Baruch menjadi kepala “Dewan Industri Perang.”

Bernard.Baruch
Bernard Baruch

Menurut sejarahwan James Perloff, Bernard Baruch dan keluarga Rockefeller mendapatkan keuntungan sekitar 200 juta dolar pada masa Perang Dunia I.

Kebanyakan orang percaya untuk menjaga efektivitas suplai uang. Uang harus dibackingoleh benda berharga seperti emas. Namun, siapa yang akan mengontrol emas? Wakil partai Republik, Charles Lindberg berkata,

“Federal Reserve sudah mendominasi kepemilikan emas dan sertifikat emas.”

1916: Presiden Wilson mulai menyadari tingkat kerusakan yang dia lakukan kepada Amerika dengan menciptakan Federal Reserve. Dia berkata,

“Kita telah menjadi salah satu pemerintahan yang terburuk yang ada dalam peradaban, bukan lagi pemerintahan yang memiliki kebebasan berpendapat, bukan lagi pemerintahan yang dijalankan oleh mayoritas suara, tetapi sebuah pemerintahan yang didominasi oleh sekelompok kecil orang. Sebagian orang-orang besar di Amreika, di dunia pergagangan dan manufaktur., sedang takut akan sesuatu. Mereka tahu ada sebuah kekuatan yang begitu terorganisis, begitu tak terlihat, begitu rumit, yang

Mana mereka sebaiknya tidak bicara terlalu keras kalau ingin mengutuknya.”

1917: Jacob Schiff menghabiskan 20 juta dolar untuk membiayai Revolusi Rusia. Keluarga bankir ini masih belum memaafkan Tsar Rusia karena dua dosa besar yang dia lakukan, tidak mengizinkan pendirian bank sentral di Rusia dan dukungan Tsar kepada Lincoln saat perang sipil.

Jacob.Schiff
Jacob Schiff

Secara umum orang mempercayai bahwa komunisme adalah kebalikan dar kapitalisme, jadi mengapa para kapitaslis mendukungnya? (Revolusi Rusia_ Menurut Gary Allen, seorang peneliti.

“Kalau Anda mengerti bahwa sosialisme bukanlah program bagi-bagi kekayaan, melainkan sebuah metode untuk mengkonsolidasikan kekayaan, maka paradoks mengapa orang-orang super kaya mempromosikan sosialisme tidak lagi sebuah paradoks. Sebaliknya itu benar-bbenar masuk akal. Komunisme, atau lebih tepatnya sosialisme, bukanlah pergerakan yang dimulai oleh kalangan kelas bawah, melainkan oleh kaum elit ekonomi.”

1919: bulan Januari Konferensi Perdamaian Paris dimulai paska Perang dunia I. Para bankir menempatkan Pemerintahan Dunia (World Government) sebagai agenda utama mereka. Paul Warburg dan Bernard Baruch menghadiri bersama Presiden Wilson. Sayangnya, dunia belum siap dengan gagasan kehilangan batas negara, jadi rencana mereka untuk sementara gagal

Rencana Pemerintahan Dunia ini disebut dengan Liga Bangsa-bangsa. Walaupun ada negara yang menerimanya, Kongres Amerika menolaknya. Tanpa dukungan dan persetujuan dari Departemen Keuangan, para bankir gagal mendirikan Liga Bangsa-Bangsa.

1920: Penemu bola lampu, Thomas Alfa Edison, mengkritik Federal Reserve dalam sebuah artikel di harian New York Times pada 6 Desember.

“Bila sebuah negara bisa menerbitkan surat utang, maka dia juga bisa menerbitkan mata uang. Elemen yang membuat sebuah surat utang baik, juga akan membuat mata uangnya baik… Benar-benar gila mengatakan sebuah negara bisa menerbitkan 30 juta dolar surat utang tetapi tidak boleh menerbitkan 30 juta dolar mata uang. Dua-duanya adalah janji untuk membayar, tetapi yang satu menguntungkan si pemberi riba, satunya lagi menguntungkan rakyat banyak.”

1922: Kutipan Presiden Theodore Roosevelt yang meninggal tahun 1919 muncul di harian New York Times tanggal 27 Maret,“ Para bankir internasional dan standard Oli Rockefeller mengendalikan mayoritas surat kabar dan mereka mengusir para pegawai yang menolak bersekongkol untuk menutupi korupsi dan kekuatan tak terlihat mereka di Pemerintahan.”

Menurut Walikota New York, John Hylan,

“Penguasa sebenarnya dari Republik ini adalah Standard Oil Rockefeller bersama sekelompok kecil bankir internasional. Kelompok ini menalankan pemerintahan Amerika demi kepentingan pribadi mereka. Mereka mengontrol kedua belah partai politik, menulis platform politik, dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin… Mereka mengnontrol mayoritas surat kabar dan majalah di negeri ini.”

John.Hylan
John Hylan

1923: Presiden warren Harding mati secara meisterius. Penyebabnya mungkin keracunan maupun stroke, tetapi jenazahnya tidak pernah diotopsi. Wapres Calvin Coolidge menggantikannya dan melanjutkan kebijakan penuruanan pajak dan peningkatan tarif import.

Calvin.Coolidge
Calvin Coolidge

Warren.G.Harding
Warren G. Harding

Kebijakan mereka berhasil mengurangi beban utang pemerintah Federal selama Perang Dunia I sebesar 38% menjadi tinggal 16 milyar dolar. Sejak saat itu Federal Reserve mulai membanjiri perekonomian dengan kredit murah, suplai uang tumbuh 62%.

1924: Menjelang kematiannya , woodrow Wilson berkata, “Saya secara tak sengaja telah menghancurkan negaraku.”

1927: Bulan Juli, gubernur Bank of England Montagu Norman, Benjamin Strong dari Federal Reserve, dan Dr. Hijalmar Scharcht dari Reichsbank (Jerman) mengadakan pertemuan. Montagu Norman ingin agar emas Iggris yang mengalir ke Amerika selama Perang Dunia I dikembalikan ke Inggris.

Montagu.Norman
Montagu Norman

Benjamin.Strong
Benjamin Strong

1929: Bulan April, Paul Warburg mengirimkan peringatan ke kroni-kroninya bahwa depresi sudah direncanak pada akhir tahun ini. Pra pemain raksasa Wall Street seperti John D. Rockefeller, J.P. Morgan, Joseph Kennedy, Bernard Baruch, dan lain-lain keluar sama sekali dari bursa saham dan menyimpan uang mereka dalam bentuk uang tunai maupun emas.

Joseph.Kennedy
Joseph Kennedy

Bulan Agustus, Gederaal Reserve mulai memperketat suplai uang. Pada 24 Oktober bankir besar New York memanggil kembali piutang 24 jam mereka. Artinya broker saham dan pelanggan mereka harus menjual saham mereka untuk menutupi utang mereka, tak peduli berapapun harga saham saat itu.

Bursa saham crash pada hari tiu (The Black Thursday).

Fedral Reserve mengklaim mereka akan melindungi negara dari depresi dn inflasi, namun mereka harus mengurangi suplai uang. Antara 1929 samapai 1933 mereka mengurangi suplai uang sebesar 33%.

Dalam beberapa minggu sejak crash, 3 milyar dolar kekayaan menguap. Dalam waktu satu tahun, 40 milyar dolar

Menghilang. Tentu saja, uang ini tidak benar-benar hilang, dia Cuma berpindah tangan ke sekelompok kecil orang, seperti yang sudah mereka rencanakan. Sebagai contoh Joseph Kennedy (Bapak dari John F. Kennedy), pada tahun 1929 kekayaannya adalah 4 juta dolar. Pada tahun 1935, kekayaannya sudah mencapai labih dari 100 juta dolar.

Para bankir dan kroni-kroninya yang sebelumnya sudah membeli em s sebelum crash mengurimkan emas tersebut ke London. Artinya uang kerugiaan dari kebanyakan rakyat Amerika tidak menghilang, uang tersebut Cuma berpindah tangan.

Uang tersebut kemudian digunakan di negara lainnya, terutama lebih dari 30 milayar dolar untuk membangun kembali Jerman atas kehancuran yang terjadi pada asa Perang Dunia I untuk mempersiapkan Perang Dunia II. Menurut Louis McFadden, Ketua dari House Banking and Currency Committtee antara tahun 1920-1931,

“Pasca Perang Dunia I, jerman jatuh ke tangan Bankir Internasional.Bankir tersebut membeli dan mengontrol industri, tanah, hasil produksi, dan fasilitas publik lainnya. Mereka juga membiayai Adolf Hitler untuk mengancam pemerintahan Bruening yang mulai membangkang.”

Louis.T.McFadden
Louis T. McFadden

1930: Charles Dawes (agen dari Rothschild dan Wakil Presiden pada masa kpresidenan Calvin Coolidge antara 1925-1929), Owen Young (agen Rotschild, pendiri RCA dan Komisar General Electric antara 1922-1939), dan Hjalmar Schactt (Presiden Reichsbank) mendidirkan Bank for International Settlements (BIS).

Charles.G.Dawes
Charles G. Dawes

iyounod001p1
Owen D. Young

Bank for International Settlements (BIS)

ischach001p1
Hjalmar Schactt

BIS adalah “bank sentralnya bank sentral.” IMF dan World Bank bertransaksi dengan pemerintah, sedangkan BIS hanya bertransaksi dengan bank sentral. Semua pertemuan dilakukan secara tertutup dan melibatkan bank sentral utama dari seluruh dunia. Misalnya mantan gubernur Federal Reserve, Alan Greenspan, akan pergi ke kantor pusat BIS di Basel, Swiss, 10 kali per tahun untuk menyelenggarakan pertemuan pribadi.

BIS memiliki kekuasan besar dan kebal dari kendali pemerintah. Kekebalan mereka antara lain:
1. Kekebalan diplomatik bagi anggota dan barang yang mereka bawa.
2. Tidak ada pajak kepada mermasuk gaji.
3. Penjagaan selevel kedutaan bagi gedung dan kantor BIS di seluruh dunia, termasuk Cina dan Meksiko.
4. Tidak diperkenankan untuk diselidiki oleh pemerintah.
5. Bebas dari semua retriksi imigrasi.
6. Bebas untuk menyimpan semua jenis komunikasi.
7. Bebas dari semua yurisdikasi legal, mereka bahkan memiliki pasukan kepolisian sendiri.

Dewan Gubernur BIS, hanya lima yang dipilih, sisanya adalah anggota permanen, yaitu:
1. Nout H. E. M. Wllink, Amsterdam (Chairman of the Board of Directors)
2. Hans Tietmeyer, Frankfurt am Main (Vice-Chaiman)
3. Axel Weber, Franfurt am Main.
4. Vincenzo Desario, Rome.
5. Antonio Fazio, Rome.
6. David Dodge, Ottawa.
7. Toshihiko Fukui, Tokyo.
8. Timothy F Geither, New York.
9. Alan Greenspan, Washington.
10. Lord George, London.
11. Herve Hannoun, Paris.
12. Christiaan Noyer, Paris.
13. Lars Heikensten, Stockholm.
14. Mervyn King, London.
15. Guy Quaden, Brussels.
16. Jean-Pierre Roth, Zurich.
17. Alfons Vicomte Verplaeste, Brussels.

Professor dari Georgetown dan sejarahwan, Carrol Guigley, dalam buku yang dia tulis pada tahun 1975, Tragedy And Hope, mengatakan,

“Kekuatan dari kapitalisme finansial memiliki sebuah rencana yang lebih jauh, yaitu menciptakan sebuah sistem finansial dunia yang dikendalikan oleh tangan swasta yang mana orang-orang ini juga dapat mendominasi sistem politik dan ekonomi dari setiap negara secara keseluruhan. Sistem ini akan dikendalikan dengan model feodal oleh bank sentral di seluruh dunia yang enjalankan rencana ini secara bersama-sama.”

Carroll.Quigley
Carrol Guigley

Puncak dari sistem ini adalah Bank for International settlement di Basel, Swiss (tuan rumah Kongres pertama Zionis Dunia, dipimpin oleh Theodor Herzl tahun 1897), sebuah bank swasta yang dimiliki dan dikendalikan oleh para bank sentral yang juga adalah perusahaan swasta.

“Setiap bank sentral… berencana untuk mendominasi pemerintahannya lewat kemampuannya untuk mengendalikan pinjaman, memanipulasi nilai tukar, mempengaruhi tingkat aktivitas perekonomian, dan mempengaruhi para politisi

Kooperatif dengan memberikan imbalan ekonomi di dunia bisnis.”

Sebagian Senator yang dipimpin Henry Cabot Lodge berjuang untuk menghalangi Amerika terlibat di Bank Sentral Dunia ini. Pada akhirnya Federal Reserve tetap mengirimkan anggotanya dalam pertemuan di Swiss, sampai tahun 1994 baru Amerika secara resmi menjadi anggotanya.

Henry.Cabot.Lodge
Henry Cabot Lodge

1932: Louis McFadden mengatakan,

“Di negara ini kita memiliki sebuah institusi paling korup yang pernah ada di dunia. Yang saya maksudkan adalah Federal Reserve… Institusi iblis ini telah memiskinkan rakyat Amerika dan membangkrutkan pemerintah.”

1933: Presiden Franklin D. Roosevelt memerintahkan penyitaan emas rakyat Amerika, kecuali untuk koin emas koleksi. Rakyat diberikan pilihan, menyerahkan koin emas mereka, dengan dibayar harga resmi $20,66 per ounce, atau membayar denda $10.000 dan dipenjara 10 tahun.

Kebijakan penyitaan ini sedemikian tidak populer, dan penggagasnya bahkan tidak pernah diumumkan. Tak seorangpun anggota Kongres yang mengaku menulisnya. Roosevelt pun membantah dia yang menulisnya. Sekretaris Keuangan William Woodin, mengklaim tidak pernah menggagas kebijakan ini, dan hanya berkata, “itu adalah apa yang diinginkan para pakar.”

William.H.Woodin
William H. Woodin

1934: Pada 20 Juni, mantan Perdana Menteri Inggris David Lloyd berkata “Inggris adalah budak dari kekuatan finansial internasional.”

David.Lloyd.George
David Lloyd George

1935: Harga ofisial emas dinaikkan menjadi $35 per ounce. Namun mulai sekarang hanya pemerintan luar negeri yang boleh menukarkan dolar dengan emas. Dari mana harga emas ditentukan dunia? Sejak 1919, tempatnya adalah di kantor bank N.M. Rothschild & Sons di London, pada jam 11 pagi setiap hari.

Warburg dan kawan-kawannya, yang membeli emas di harga $20,66 sebelum bursa saham crash, sekarang mengirimkan emas kembali ke Amerika dengan harga $35. Para pedagang uang memiliki sebuah pepatah emas, “Siapa yang memiliki emas, dialah yang membuat aturan.”

Presiden Roosevelt memerintahkan pendirian sebuah gedung untuk penyimpanan emas hasil sitaan pemerintah, tempatnya disebut Fort Knox.

Fort.Knox
Fort Knox

1936: tangal 3 Oktober, Louis McFadden mati diracun. Ini adalah percobaan pembunuhan ketiga kepadanya. Dua kali sebelumnya adalah racun dan tembakan, namun gagal membunuhnya.

1936: sejak Federal Reserve mengontrol ekonomi Amerika sejak 25 tahun alalu, dengan dalih menciptakan kestabilan moneter, mereka sudah menyebabkan tiga siklus kejatuhan ekonomi termasuk masa Depresi Besar (the Great Gepression). Ekonom pemenang hadiah Nobel Milton Friedman berkata,

“Persediaan uang, harga barang dan hasil produksi menjadi lebih tidak stabil sejak Federal Reserve didirikan. Masa-masa paling sulit tentu saja, adalah 1920-1921, 1929-1933 dan 1937-1938. Tidak ada 20 tahun lainnya di sejarah Amerika yang terdapat 3 petaka ekonomi sebesar ini. Tidak ada depresi yang pernah terjadi di negra manapun yang tidak diikuti oleh pengurangan suplai uang, dan tidak ada pengurangan suplai uang yang tidak diikuti oleh depresi.”

Fort.KnoxMilton.Friedman
Milton Friedman

1941: Sir Josiah Stamp, Direktur Bank of England tahun 1928-1941, mengatakan hal tersebut tentang perbankan,

“Sistem perbankan modern menciptakan uang tanpa modal. Proses ini kemungkinan adalah ciptaan paling luar biasa yang pernah ditemukan. Perbankan dilahirkan dalam ketidaksetaraan dan dosa. Bankir memiliki dunia. Anda bisa mengambil apapun dari mereka, tetapi biarkan hak untuk menciptakan uang ditangan mereka, maka dengan sebatang pena mereka akan menciptakan cukup uang untuk membeli semuanya kembali… Ambillah kekuasaan besar ini dari tangan mereka maka semua kekayaan besar seperti yang saya miliki akan lenyap, dan akan ada sebuah dunia yang lebih baik untuk hidup. Tetapi bila Anda ingin terus menjadi budak dari bank dan membayar harga dari perbudakan, biarkanlah para bankir terus menciptakan uang dan mengontrol kredit.”

1944: Pendapatan Amerika saat ini sebesar 183 milyar dolar, namun 103 milyar dolar dibelanjakan untuk Perang Dunia II. Angka ini adalah 30 kali lipat belanja saat Perang Dunia I. Pembayar pajak Amerika bahkan menanggung 55% dari total belanja sekutunya dalam perang.

Di Bretton woods, New Hampshire, International Monetary Fund (IMF) dan International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)—yang kemudian berganti nama menjadi World Bank tahun 1975—didirikan. Amerika berpartisipasi penuh didalamnya.

Arsitek dari sitem Bretton woods, dan juga IMF, adalah Harry Dexter White dan John Maynard Keynes. Harry yang meninggal kemudian tahun 1946, teridentifikasi sebagai mata-mata Rusia dengan nama samaran “Jurist” pada tanggal 16 Oktober 1950 di memo FBI. Sedangkan John Maynard Keynes sendiri adalah seorang warga Negara Inggris.

John.Maynard.Keynes
John Maynard Keynes

Harry.Dexter.White
Harry Dexter White

Apa yang dirancang kedua orang ini pada dasarnya adalah sama dengan National Banking Act tahun 1864 dan Federal Reserve Act tahun 1913, Cuma sekarang dilakukan pada skala yang lebih besar. Mereka menciptakan sebuah kartel perbankan yang berisi para bank sentral dunia (yang dikuasai oleh swasta), yang secara perlahan mendikte kebijakan kredit dari negara-negara anggotanya.

Bila Federal Reserve menciptakan mata uang Federal Reserve Notes, IMF menciptakan mata uang dunia yang mereka sebut special Drawing Rights (SDR). Negara-Negara anggotanya secara perlahan dipaksa menerima mata uang mereka untuk dikonversikan ke SDR.

IMF dikontrol oleh Dewan Gebernur, yang merupakan kepala dari bank sentral ataupun kepala dari departemen keuangan yang didominasi oleh bank sentral. Kekuatan suara di IMF pada dasarnya ada di tangan Federal reserve (Amerika) dan Bank of England (Inggris).

1945: “Liga Bangsa-Bangsa”, yang sekarang disebut sebagai “Perserikatan Bangsa-bangsa” (United nation) didirikan. Perang Dunia II berhasil memberikan kelelahan fisik, emosional, dan mental kepada berbagai negara pasca perang. Cetak biru untuk menciptakan Pemerintahan Dunia seperti yang diinginkan bankir mulai terbentuk.

United.Nations
PBB

1946: Bank of England dinasionalisasikan. Kelihatannya memang merupakan langkah raksasa, tetapi kenyataannya sama sekali tidak berbeda dengan sebelumnya. Pemerintah memang menguasai saham dari Bank of England, tetapi mereka tidak mempunyai uang untuk membayar sahamnya. Jadi para pemegang saham tidak mendapatkan uang dari pemerintah Inggris, dan sebagai gantinya mereka mendapatkan surat utang dari pemerintah. Keuntungan dari operasional bank ini akan digunakan untuk membayar bunga dari surat utang ini.

Bank.of.England
Bank of England

Jadi, walaupun Bank of England sekarang dimiliki pemerintah, kenyataannya suplai uang Inggris masih ada di kendali pihak swasta, 97% dalam bentuk pinjaman yang dibebani bunga, yang diciptakan bank komersial swasta.

Hasilnya, bank ini masih dikendalikan dan dijalankan oleh orang-orang dunia perbankan komersial. Anggota dari Dewan Direktur, yang membuat dan menjalankan kebijakan, semuanya berasal dari dunia perbankan, asuransi, ekonom, dan korporat besar.

Walaupun Bank of England disebut sebagai Bank Sentral, dia pada dasarnya adalah badan yang meregulasi dan mendukung sistem yang sudah ada. Kadang-kadang mereka disebut sebagai “pemberi pinjaman terakhir” (leader of the last resort), yang mana salah satu tugasnya adalah memberikan dukungan dana bila ada bank atau institusi finansial yang berada dalam kesulitan dan dana mereka di-rush.

1950: Semua negara yang disebut dalam Perang dunia II melipatgandakan utang mereka. Antara 1940 dan 1950, utang pemerintahan Federal Amerika naik dari 43 milyar dolar menjadi 257 milyar (naik 598%). Hutang Jepang naik 1348%, utang Perancis naik 583%, dan utang Kanada naik 417%.

James Paul Warburg di depan Senat tanggal 7 Februari mengatakan “Kita akan memiliki Pemerintahan Dunia, tidak masalah Anda suka atau tidak. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah Pemerintahan Dunia ini akan dicapai lewat penaklukan atau persetujuan.”

Ini adalah saat para bankir membuat membuat perencanaan pemerintahan global berisi tiga langkah untuk melakukan sentralisasi sistem ekonomi di seluruh dunia. Ketiga langkah ini adalah:
1. Bank Sentral mendominasi ekonomi setiap negara di seluruh dunia.
2. Sentraliasi ekonomi regional seperti Perserikatan Eropa (European Union) dan persekutuan dagang amerika Utara (NAFTA).
3. Sentralisasi ekonomi dunia melalui Bank Sentral dunia, sebuah mata uang dunia, dan mengakhir kemerdekaan nasional lewat penglihatan semua tarif semacam GATT.

1953: Presiden John F. Kennedy menandatangani Executive Order No. 11110 yang mengembalikan kekuasaan mencetak uang kepada pemerintah, tanpa melalui Federal Reserve. Order ini memberikan hak kepada Departemen Keuangan untuk menerbitkan sertifikat perak atas semua koin perak, ataupun dolar perak yang ada di Departemen Keuangan. Artinya untuk setiap ounce perak yang dimiliki pemerintah Amerika, pemerintah bisa menerbitkan mata uang baru tanpa beban utang untuk diedarkan.

22 November 1963 Kennedy mati ditembak.

1969: Kongres menyetujui hukum yang mengizinkan Federal Reserve menerima SDR dari IMF sebagai cadangan uang Amerika dan boleh menerbitkan Federal Reserve Note untuk ditukarkan dengn SDR.

1971: semua emas murni secara diam-diam dipindahkan dari Fort Knox, dijual kepada bankir internasional dengan harga $35 per ounce, dipercaya emas ini disimpan di London. Presiden Nixon mencabut standar emas dolar amerika (dolar tidak lagi di-backing oleh emas) dan membatalkan peraturan anti

Kepemilikan emas dari era Roosevelt. Jadi mulai sekarang rakyat Amerika boleh memiliki. Hasilnya harga emas meroket. Dalam waktu 9 tahun, sampai 1980 emas naik menjadi $880 per ounce, 25 kali lipat harga jual Fort Knox kepada para bankir internasional.

1974: sebuah penerbit New York mengklaim keluarga Rockefeller memanipulasi Federal Reserve agar menjual emas Fort Knox dengan harga murah kepada spekulator Eropa. 3 hari setelah berita ini diterbitkan, sang pembocor informasi, sekretaris dari Nelson Rockefeller, Louise Auchincloss Boyer, secara misterius mati karena jatuh dari jendela apartemennya dari lantai 10 di New York.

1975: Edith Roosevelt, cucu dari Theodore Roosevelt mempertanyakan mengapa pemerintah tidak melakukan apapun untuk mengklarifikasi masalah kehilangan emas di fort Knox. Pemerintahan Amerika bersikukuh tidak akan melakukan audit emas yang masih ada di Fort Knox.

Edith.Roosevelt.th
Edith Roosevelt

Theodore.Roosevelt
Theodore Roosevelt

1981: Presiden Ronald Reagan mulai menjabat, teman-teman konservatifnya menyarankan untuk kembali ke sistem moneter standar emas, untuk mengandalikan belanja pemerintah, Reagan menunjuk sebuah grup yang dia sebut “Gold Comission” untuk melakukan studi terhadap masalah ini dan melaporkan kembali ke Kongres.

Ronald.Reagan
Ronald Reagan

1982: “Gold Comission” melaporkan hal sebagai berikut, “Departemen Keuangan Amerika tidak memiliki emas lagi. Semua emas di Fort Knox dimiliki oleh Federal Reserve, sebuah kelompok bankir swasta, sebagai jaminan atas utang Nasional amerika.

1983: Pemerintah ekuador, supaya bisa mendapatkan pinjaman 1,5 milyar dolar dari IMF, mereka harus menalangi pinjaman swasta yang berutang kepada bank-bank swasta. Untuk memastikan Ekuador memiliki kemampuan untuk membayar kembali, IMF mendikte kebijakan untuk menaikkan harga listrik dan utilitas lainnya. Saat tindakan itu juga tidak menyelesaikan masalah, IMF menyuruh Ekuador memecat 120.000 tenaga kerja di instansi tersebut.

Ekuador dipaksa melakukan hal-hal berikut oleh IMF, menaikkan harga gas sebesar 80% sebelum November 2000, menjual kepemilikan sistem pengairan mereka ke operator luar negeri, memberikan hak kepada British Peroleum (BP) untuk membangun dan memiliki pipa minyak yang melewati Andes, dan menghilangkan lebih banyak pekerja dan mngurangi gaji mereka sebesar 50%.

1987: Edmond de Rothschild mendirikn World Conservation Bank yang dirancang untuk mentransfer utang dari negara dunia ketiga (negara miskin) ke bank tersebut dan sebagai gantinya negara dunia ketiga akan memberikan tanah mereka kepada bank tersebut. Ini dimaksudkan agar Rothschild bisa mengontrol negara dunia ketiga yang memiliki 30% luas tanah di bumi.

1988: Tiga cabang dari Bank Sentral Dunia (world Bank, BIS, dan IMF) melalui BIS mewajibkan bankir dunia untuk menaikkan cadangan mereka menjadi 8% dari liabilitas pada

Tahun 1992. Hal ini akan meningkatkan persyaratan modal di level atas dari sistem fractional reserve lending.

Untuk mengumpulkan uang ini, para bankir dunia harus menjual saham mereka yang mengakibatkan kejatuhan bursa saham di dunia. Sebagai contoh di Jepang, salah satu negara dengan modal cadangan paling rendah, nilai dari bursa saham mereka jatuh 50% dan nilai dari real estate komersial mereka jatuh 60% hanya dalam waktu 2 tahun.

Maksud dari gagasan ini adalah supaya IMF bisa menciptakan lebih banyak lagi SDR yang tidak dibacking oleh apapun, dan supaya negara-negara miskin bisa meminjam darinya. Negara-negara ini secara bertahap akan berada dalam kendali IMF setelah mereka mulai kesulitan membayar beban bunga, dan harus meminjam lebih banyak dan lebih banyak lagi. IMF kemudian bisa memilih negara mana yang boleh meminjam dan negara mana yang akan kelaparan. Mereka bisa menggunakan kontrol ini utnuk mendapatkan aset-aset seperti utilitas sebagai pembayaran atas utang sampai suatu hari mereka bisa memiliki negara tersebut.

1991: pada konferensi Bilderberg tanggal 6-9 Juni di Baden-Baden Jerman, David Rockefeller mengucapkan hal ini, “Kami sangat berterimakasih kepada Washington Post, New York Times, majalah Time, dan penerbit-penerbit besar lain yang Direkturnya telah menghadiri pertemuan-pertemuan kami dan menepati janji mereka selama 40 tahun terkahir. Akan menjadi hal yang mustahil bagi kita untuk mengembangkan rencana kami di dunia, bila kita mendapatkan sorotan dari publik selama tahun-tahun ini.”

David.Rockefeller
David Rockefeller

1992: Negara-negara debitur miskin yang berutang pada World Bank, membayar 198 juta dolar lebih banyak daripada yang mereka terima kepada bank sentral-bank sentral negara maju. Pinjaman mereka Cuma akan memberikan bantuan sesaat untuk mengatasi kemiskinan yang disebabkan oleh pembayaran pinjaman sebelumnya.

Tahun ini utang luar negeri Afrika sudah mencapai 290 milyar dolar, dua setengah kali lipat labih banyak dibanding tahun 1980, yang menyebabkan terbengkalainya sekolah, perumahan, tingkat kematian balita yang sangat tinggi, penurunan kesehatan rakyat, dan pengangguran masal.

Boris Yeltsin lewat washington Post brkata “Dana bantuan dari luar negeri langsung disedot kembali ke rekening bank-bank Barat lainnya untuk melunasi utang sebelumnya.”

Boris.Yeltsin
Boris Yeltsin

Tahun ini rakyat Amerika membayar Federal Reserve bunga sebesar 286 milyar dolar, uang yang dicetak oleh federal Reserve tanpa modal.

1966: Pernahkah Anda berpikir mengapa produksi dunia tampak berpindah ke China? Dalam sebuah laporan berjudul “ekonomi Cina menuju abad 21”, prediksi pendapatan per kapita China tahun 2010 adalah asebesar $735, hanya sedikit di atas definisi negara pendapatan rendah versi world Bank.

1997: Empat hari setelah diangkat sebagai Perdana Meneteri, Ketua Bendahara Inggris Gordon Brown menegaskan kembali bahwa Bank of England bebas dari segala kontrol politik pemerintah.

Dalam bukunya “The Grand Chessboard”, Zbigniew Brzezinski emngungkapkan bahwa Jerman adalah pemegang saham terbesar di World Bank. Kalau Anda masih ingat bahwa keturunan Rothschild lah yang mengendalikan Jerman pasca Perang dunia I, tidak sulit untuk menebak siapa yang mengendalikan World Bank sekarang.

Gordon.Brown
Gordon Brown

1998: IMF memprakarsai penghilangan susidi minyak dan bahan pangan untuk penduduk miskin di Indonesia. Pada saat yang bersamaan juga menuntut pemerintah menalangi utang untuk para debitur yang gagal bayar untuk menyelamatkan kroni-kroni bankir mereka.

Sebuah laporan dokumen yang bocor dari World Bank, “Master Plan for Brazil.” Isinya adalah 5 persyaratan untuk memastikan tenaga kerja publik yang fleksibel. Kelima persyaratan itu adalah:
1. Pengurangan gaji/tunjangan.
2. Pengurangan pensiun
3. Peningkatan jam kerja
4. Pengurangan stabilitas pekerjaan
5. Pengurangan kesempatan kerja

1999: Di Brazil, perusahaan listrik yang sudah diprivatisasi “Rio Light” menyebabkan pemutusan listrik yang serius di brazil. Setelah privatisasi Rio mengurangi 40% tenaga kerjanya. Tidak masalah, untuk apa peduli, sebab harga sahamnya kemudian naik 33%!

2000: IMF mengharuskan Argentina memotong defisit anggaran pemerintah dari $5,3 milyar menjadi $4,1 milyar.

Setahun kemudian, 2001. Saat itu tingkat pengangguran sudah mencapai 20% dari populasi. Tak lama kemudian mereka meningkatkan taruhan dan menyarankan untuk menghilangkan defisit sama sekali. Gagasan mereka adalah menyuruh pemerintah memotong program tenaga kerja darurat dari $200 menjadi $160 per bulan untuk rakyat argentina.

Mereka juga meminta pengurangan gaji sebesar 12-15% dari semua pegawai negeri dan memotong uang pensiun sebesar 13%. Desember 2001, kelas menengah Argentina yang sudah muak mencari sisa makanan di jalanan mulai membakar kota Beuenos Aires. Di bulan Januari, pemerintah mendevaluasi mata uang Peso, menyapu bersih kebanyakan daya beli tabungan rakyatnya. Kurang puas karena tidak bisa merampas lebih banyak lagi, Presiden World Bank, James Wolfensohn dengan sedih berkata, “Hampir semua utilitas sudah diprivatisasi…”

James.Wolfensohn
James Wolfensohn

Bagaimana mereka mngontrol kekacauan dalam populasi ini? Sebuah contoh, seorang supir bus, umur 37 tahun dengan lima anak, kehilangan pekerjaan dari sebuah perusahaan yang masih berutang 9 bulan gaji kepadanya. Dalam sebuah demonstrasi menentang ketidakadilan yang trjadi, polisi militr menembak mati dia.

Di Tanzania, hampir 1,3 juta penduduk meninggal karena AIDS. World Bank dan IMF memutuskan bahwa pemerintah harus merubah kebijakan rumah sakit gratis dan sekolah gratis bagi rakyat mereka. Kemudian mereka menyatakan terkejut pendaftaran murid baru turun menjadi 66%.

IMF dan World Bank sudah menata ekonomi Tanzania sejak 1985. Pada masa itu pr kapita Tanzania turun dari $309 menjadi $210, standar aksara turun dan tingkat kemiskinan naik tajam di populasi. Saat 1985, Tanzania masih sebuah bangsa sosialis. Juni 2000 World Bank dengan sombongnya mengatakan,

“Satu warisan dari sosialisme adalah kebanyakan orang percaya negara memiliki peranan fundamental untuk meningkatkan pembanguunan dan emnyediakan pelayanan sosial.”

Di Bolivia, kerusuhan terjadi setelah World Bank meningkatkan secara drastis harga air bersih. Menurut World Bank hal itu mutlak diperlukan untuk menyediakan uang untuk perbaikan dan ekspansi. Ini omong kosong. Di Inggris, setelah Wessex Water diprivatisasi (dibeli oleh enron), kualitas air menurun dan harga terus meningkat.

2001: Profesor Joseph Stiglitz, mantan Ketua Ekonom World Bank, dan mantan Ketua Penasehat Bill clinton, mengakui di publik “Empat Langkah Strategi” World Bank untuk memperbudak negara demi keuntungan bankir.

Joseph.Stiglitz
Joseph Stglitz

Langkah Satu: Privatisasi. Pemimpin nasional akan ditawarkan 10% komisi untuk menjual aset-aset nasional. Uang akan disimpan dengan aman di rekening mereka di Swiss.

Langkah Dua: Liberalisasi Pasar Modal. Stiglitz menyebutnya siklus uang panas. Dana dari luar negeri harus dibiarkan bebas masuk untuk berspekulasi di real estate dan mata uang. Saat

keadaan tampak menjanjikan, uang ditarik keluar untuk menciptakan kekacauan ekonomi.
Negara ersangkutan kemudian akan meminta bantuan dari IMF dan IMF kemudian mensyaratkan untuk menaikkan suku bunga bank antara 30% sampai 80%. Ini terjadi di Indonesia, Brazil dan juga negara-negara Asia dan Latin lainnya. Suku bunga tinggi ini menyebabkan kemiskinan bangsa, menurunkan nilai properti, menghancurkan produksi industri dan mengeringkan tabungan nasional.

Langkah Tiga: Penentuan Harga Pasar. Harga makanan, air, dan gas dinaikkan yang menyebabkan keresahan sosial yang berujung ke kerusuhan. Ini dikenal dengan istilah “kerusuhan IMF.” Kerusuhan akan menyebabkan pelarian modal dan kebangkrutan pemerintah. Ini menguntungkan korporasi luar negeri karena aset-aset negara tersebut sekarang bisa dibeli dengan harga amat murah.

Langkah empat: Perdagangan Bebas. Ini adalah tahap di mana korporasi internasional akan memasuki pasar Asia., Latin, Latin Amerika, dan Afrika pada saat mereka sendiri tetap mengenakan tarif mesuk bagi produk agrikultur negara dunia ketiga. Mereka mengenakan harga yang sangat tinggi untuk obat bermerek dan menyebabkan tingkat kematian dan penyakit yang sangat tinggi.

Akan ada banyak orang yang kalah dalam sistem ini, dan sangat sedikit pemenang, para bankir. Sesungguhnya penjualan utilitas seperti listrik, air, telepon, dan gas adalah prasyarat untuk mendapatkan pinjaman oleh negara berkembang. Aset-aset ini diperkirakan senilai 4 triliyun dolar.

Bulan September, Stiglitz diberikan hadiah Nobel bidang ekonomi.

2002: Pada tanggal 12 April semua surat kabar utma Amerika menulis cerita bahwa Presiden Hugo Chavez mengundurkan diri karena tidak popular dan diktator.” Kenyataannya dia diculik dalam kudeta. Namun karena mendapatkan simpati dari tentara, kudeta tersebut gagal dan dia kembali ke kantor besok harinya. Menariknya dia memiliki sebuah bukti video bahwa saat dia dikurung ada militer amerika di lokasi tersebut.

Hugo.Chavez
Hugo Chavez

Chavez, yang dibenci oleh media Barat, memberikan tanah tak terpakai dari perkebunan kepada orang-orang yang tidak memiliki tanah. Dosa besar dia adalah meningkatkan pajak royalty atas penemuan minyak baru, dan 16% menjadi 30% yang menyebabkan keuntungan ExxonMobil dan operator minyak internasional lainnya menurun.

Dia juga memegang kendali penuh atas perusahaan minyak negara, PDVSA yang sebelumnya secara de facto juga dikendalikan para perusahaan minyak internasional.

Chavez juga menjadi Presiden dari OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). Bukannya mengikuti Strategi Empat Langkah versi World Bank, yang menurunkan gaji pekerja demi keuntungan bankir, Chavez malahan meningkatkan gaji minimum pekerja sebesar 20%. Salah seorang Menterinya, Miguel Bustemante Madriz, yang menyadari bahaya yang sedang melanda mereka karena tidak mengikuti apa yang dilakukan Argentina, mengatakan, “Amerika tidak akan membiarkan kami tetap berkuasa. Kami adalah perkecualian atas globalisasi versi mereka. Kalau kami berhasil, kami kan menjadi contoh cbagi semua orang di benua Amerika.”

2006: Amerika dan Inggris berperang di Afganistan dan Irak, dan merencanakan untuk menginvasi Iran. Seperti yang saya katakan, generator terbesar utang adalah perang. Tindakan ini akan mendorong Amerika ke jurang kehancuran finansial total.

Linked: http://politik.kompasiana.com/2014/08/22/uang-mk-vs-kpu-bag-7end-681924.html

Advertisements

About mahendros

jangan lupa, usahakan disiplin
This entry was posted in Artikel and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s