Uang: MK vs KPU (Bag. 4)

1760: Mayer Amschel Bauer mengganti namanya menjadi Mayer Amschel Rothschild dan mendirikan House of Rothschild. Dia menemukan bahwa memberikan pinjamankepada pemerintah jauh lebih menguntungan daripada memberikan penjaman kepada individu, sebab nilai pinjaman pmemrintah lebih besar dan hutangnya dijamin oleh pajak dari rakyat negara yang bersangkutan. Kemudian dia melatih kelima anaknya seni penciptaan uang ini.

Mayer.Amschel.Rothschild.th
Mayer Amschell Rothschild

1764: Benjamin Franklin ditanya oleh Bank of England mengapa koloni mereka, Amerika, bisa bertambah makmur dan dia menjawab “Gampang saja. Di Amerika kami menerbitkan uang kami sendiri. Kami menyebutnya Colonial Scrip. Kami menerbitkannya sesuai dengan proporsi permintaan dari perdagangan dan industri yang memproduksi semua barang dari produsen ke konsumen. Dengan mengendalikan mata uang kami sendiri, kami mengendalikan daya beli mata uang kami, dan kami tidak berhutang kepada siapapun.”

Benjamin.Franklin.th
Benjamin Franklin

Mendengar penjelasan ini, Parlemen Inggris segera mengeluarkan aturan Currency Act tahun 1764. Mereka melarang koloni mereka untuk mengeluarkan mata uang sendiri dan semua pajak diharuskan untuk dibayarkan dalam bentuk koin emas maupun perak.

Dalam autobiografinya, Franklin berkata, “Dalam waktu satu tahun, kondisi Amerika berbalik dengan sebelumnya, depresi mulai terjadi, dan orang-orang kehilangan pekerjaan mereka… negeri koloni ini sebenarnya dengan senang hati bersedia membayar sedikit pajak atas produksi teh dan lainnya seandainya uang mereka tidak diambil oleh Inggris.”

Hilangnya hak koloni untuk mengeluarkan mata uang mereka sendiri dari tangan Raja George III dan para bankir internasional inilah yang menyebabkan perang revolusi. Kontrol atas sistem keuangan Amerika ini kemudian berganti tangan selama 8 kali sejak 1764.

1755: Tanggal 19 April, dimulainya perang revolusi di Lexington, Massachusetts. Saat itu koloni sudah tidak punya koin emas dan perak karena habis untuk membayar pajak kepada kerajaan Inggris. Akibatnya, pemerintahan kolonial mencetak uang kertas untuk membiayai perang.

Saat perang dimulai, suplai uang Amerika berjumlah 12 juta dolar. Di akhir perang, jumlahnya menjadi 500 juta dolar, dan akibatnya mata uang ini menjadi tak berharga.

1781: Menjelang akhir dari perang revolusi Amerika, Kongres sudah putus asa akan persediaan uang. Jadi mereka mengizinkan kepala pengawas finansial, Robert Morris, untuk membuka sebuah bank swasta, dengan harapan bisa mengatasi masalah kekurangan uang.

Robert.Morris
Robert Morris

Morris adalah orang kaya yang mendapatkan rezekinya di masa revolusi dengan berdagang material perang. Bank Sentral pertama di maerika ini disebut dengan Bank of North America yang diizinkan untuk beroperasi selama 4 tahun, yang dioperasikan dengan cara yang serupa dengan Bank of England. Mereka bisa mempraktekkan fractional reserve banking, menciptakan uang yang tidak mereka miliki, meminjamkannya kepada orang lain dengan mengenakan bunga atas pinjamannya.

1785: Walaupun berjanji untuk mengatasi masalah suplai uang, tetapi kenyataannya Robert Morris tidak berhasil melakukan apapun selain menciptakan keuntungan untuk pribadinya, dan hak kartel banknya pun tidak diperpanjang Kongres.

1791: Bank Sentral kedua berhasil didirikan atas lobi dari Robert Morris,Alexander Hamilton, dan Thomas Willing. Nama dari bank ini adalah First Bank of the United States, yang sebenarnya sama persis dengan Bank of North America. Mereka mendapatkan kartel selama 20 tahun dan berhak memonopoli pengadaan uang dari Amerika. 80% dari sahamnya dikuasai oleh swasta dan 20% lainnya oleh pemerintah. Namun, sama seperti Bank of England maupun Bank of North America, para pemegang saham swasta ini sebenarnya tidak menyetor penuh modal mereka, mereka menggunakan kredit bagi mereka sendiri untuk membeli 80% saham mereka. pemegang saham swasta di bank ini tidak pernah diumumkan, namun secara umum dipercayai bahwa Rothschild lah yang ada di baliknya.

Alexander.Hamilton.th
Alexander Hamilton

Thomas.Willing
Thomas Willing

Pada tahun 1790, saat Alexander Hamilton sedang mengajukann pendirian bank ini kepada Kongres, Mayer Amschel Rothschild di Franfurt, jerman, mengatakan hal ini, “biarkan saya yang

Mengontrol uang sebuah negara, maka saya tidak peduli yang menulis hukum di negara tersebut.”

1796: Selama 5 tahun sejak pendiriannya, pemerintah Amerika sudah meminjam 8,2 juta dolar dari Bank Sentral ini, dan harga barang-brang sudah melonjak sebanyak 72%. Saat itu presiden Thomas Jefferson berkata, “Saya berharap kita mengamandemen konstitusi kita untuk mengambil hak meminjam dari pemerintahan federal.”

Thomas.Jefferson.th
Thomas Jefferson

1798:M.A. Rothschild mengrim anaknya, Nathan, yang saat itu berumur 21 tahun ke Inggris. Dengan modal 20 ribu poun, dia mendidirkan sebuah bank di sana.

1800: Di Perancis, Bank of Finance didirikan. Tetapi Napoleon memutuskan untuk tidak berhutang kepada bankir. Dia berkata “Bila pemerintah tergantung pada par a bankir untukmendapatkanuang, maka bankirlah dan bukan pemerintah yang sedang memegang kendali. Tangan yang memberi di atas tangan yang menerima. Uang tidak mengenal nasionalisme, para bankir tidak memiliki patriotsme, satu-satunya tujuan mereka adalah keuntungan.”

1803: Presiden Thomas Jefferson bersepakat dengan Napoleon, Amerika akan memberikan 3 juta dolar emas sebagai ganti atas sisi Barat sungai Missisipi. Ini dikenal sebagai pembelian Louisiana.

Napoleon menggunakan uang ini untuk membentuk pasukan dan mulai menaklukkan Eropa. Bank of England segera bangkit membiayai perang melawan Napoleon dan mendapatkan keuntungan besar dari perang tersebut. Prussia, Austria, dan Rusia semuanya terbenam dalam hutang dalam usaha untuk menghentikan Napoleon.

Napoleon.th
Napoleon

1807: Nathan Rothschild menyelundupkan emas dari Perancis menuju Spanyol untuk membiayai serangan Duke of Wellington terhadap Napoleon.

Nathan.Rothschild
Nathan Rothschild

1811: Masa 20 tahun kartel First Bank of the United States berakhir. Nathan Rothschild mengancam, “Bila aplikasi kartel ini tidak diperpanjang. Amerika akan terlibat dalam perang yang mengerikan.”

Presiden keempat Amerika saat itu, James Madison, sangat membenci bankir, dan bersama dengan Wakl Presiden, George Clinton, mereka berhasil menghalangi Senat untuk memperpanjang kartel bank.

1812: Seperti yang dijanjikan Nathan Rothschild, akhirnya Inggris menyerang Amerika. Namun, karena pada saat yang bersamaan Inggris masih sibuk berperang melawan Napoleon, sampai perang berkahir tahun 1814, amerika belum berhasil dikalahkan.

1814: Napoleon kalah dan dibuang ke sebuah pulau di Italia,Elba.

1815: Napoleon berhasil melarikan diri dan kembali ke Perancis. Dia berhasil mengumpulkan kembali pasukan, tetapi akhirnya kalah kembali dari Duke of Wellington di perang Waterloo.

Nathan Rothschild mengrim salah satu orang kepercayaannya, Rothworth untuk memantau perang tersebut. Begitu hasil perang akhir diketahui, Rothworth segera kembali ke Inggris untuk memberitahu kepada Nathan. Nathan mengetahui kabar ini 24 jam lebih cepat daripada Wellington sendiri di London.

Duke.of.Wellington.th
Duke of Wellington

Nathan segera menuju bursa saham London dan menjual besar-besaran. Para pedagang yang lain percaya ini adalah pertanda bahwa Napoleon lah yang memenangkan perang dan mereka pun ikut menjual dalam kepanikan.

Pasar benar-benar goncang, dan semua orang mulai menjual surat hutang pemerintahan Inggris, tetapi Rothschild diam-diam membeli kembali dalam jumlah besar saat harga surat hutang itu jatuh beberapa jam kemudian. Surat-surat hutang ini bisa dikonversikan dengan saham Bank of England, dengan cara itulah Rothschild mengambil alih Bank of England, dan sejak saat itu mengendalikan suplai uang di Inggris.

Nathan Rothschild mengatakan bahwa selama 17 tahunnya di inggris, dia berhasil melipatgandakan 20 ribu pound yang dia bawa sebesar 2500 kali lipat menjadi 50 juta pound!

Sebagian orang bertanya mengapa bankir menyukai perang? Sederhana saja, bankir membiayai kedua belah pihak yang berperang. Perang adalah generator hutang terbesar dari sebuah negara. Sebuah negara bersedia meminjam berapapun juga agar bisa memenangkan perang. Hasil akhir sebenarnya sudah diketahui dari awal. Sang pecundang akan dibiayai secukupnya, dan pihak yang dibiayai besar-besaran akan memenangkan perang.

Bagaimana bankir memastikan uang mereka bisa kembali? Semua pinjaman diberikan hanya ketika mereka mendapatkan jaminan pemerintah bahwa hutang yang mereka berikan akan dbayarkan saat perang dimenangkan.

1816: Kongres Asmerika kembali mengizinkan Bank Sentral swasta didirikan. Kali ini namanya “Second Bank of the United States.” Bentuk dan pemegang sahamnya adalah lagi-lagi sama dengan First Bank of the united States.

Second.Bank.of.the.United.States.bw
Second Bank of the United States

1826:Talley stick ditarik dari peredaran uang Inggris.

1828: Perekonomian Amerika sudah dimanipulasi gila-gilaan oleh Bank Sentralnya menyebabkan banyak orang bangkit melawan mereka. Anggota Senat Andrew Jackson menyampaikan kampanye menuju Presiden dengan target utama membubarkan Bank Sentral.

Andrew.Jackson.th
Andrew Jackson

Jackson memenangkan pemilihan Presiden dan langsung beraksi menyingkirkan orang-orang suruhan bankir yang menjabat di pemerintahan. Dia memecat 2.000 orang dari total 11.000 pegawai pemerintahan federal saat itu.

1832: Walaupun para bankir membiayai lebih dari 3 juta dolar untuk calon yang mereka sukai, Henry Clay, Jackson tetap terpilih kembali sebagai Presiden Amerika. Motto kampanyenya “Jackson and no Bank!” Presiden Jackson dalam pidato kemenangannya mengatakan “Bahaya korupsi ini Cuma terhalangi, belum benar-benar mati.”

1833: Presiden Jackson menunjuk Roger Taney sebagai Sekretaris keuangan Negara, dan menginstruksikannya memulai penarikan deposit pemerintah di Second Bank of the united States.

Roger.B.Taney.th
Roger B. Taney

Kepala Second Bank of the United States, Nicholas Biddle, menggunkan pengaruhnya di Senat untuk menolak rencana Roger, dan mengancam memprakarsai sebuah depresi bila kartel mereka tidak diperpanjang.

Nicholas.Biddle
Nicholas Biddle

Biddle berkata, “Tidak ada hal lain selain penderitaan masif yang bisa mempengaruhi Kongres… Saya sama sekali tidak ragu, bila tiba saat itu, mereka akan memperpanjang kartel ini.”

Kemudian Second Bank of the United States memperketat peredaran uang di Amerika, mereka memanggil pinjaman mereka dan menolak memberikan pinjaman baru. Kepanikan dan kekacauan finansial pun muncul, dan Amerika memasuki masa depresi. Apa yang dilakukan Biddle sekali lagi membuktikan kepada dunia seperti apa Ban k Sentral sebenarnya. Biddle tanpa rasa malu malahan menyalahkan Presiden Jackson, bahwa Presiden lah yang menyebabkan depresi.

1835: Kongres memutuskan untuk membatalkan pengambilan deposit negara dari Second Bank of the United States.

1836: Kartel Second Bank of the united States tidak diperpanjang. Nicholas Biddle ditangkap dan dituntut atas tuduhan penipuan.

1838: pada tanggal 8 Januari Jackson membayar pembayaran terakhir hutang pemerintah. (Dia adalah satu-satunya Presiden Amerika yang pernh melunasi hutang pe merintah dalam sejarah Amerika sampai hari ini).

Seorang pembunuh bayaran, Richard Lawrence mencoba menembak Jackson, namun tidak berhasil. Di pengadilan dia divonis tidak bersalah ats dalih dia sudah gila. Setelah bebas, Lawrence terang-terangan mengatakan di publik dia bekerja untuk sekelompok orang berkuasa di Eropa yang berjanji akan melindunginya bila dia tertangkap.Ketika ditanya apa pencapaian terenting yang pernah dilakukan dalam hidupnya, Jackson berkata, “Penutupan Bank Sentral.”

Richard.Lawrence.th
Richard Lawrence

Bersambung…

linked: http://politik.kompasiana.com/2014/08/17/uang-mk-vs-kpu-bag-4-680663.html

Advertisements

About mahendros

jangan lupa, usahakan disiplin
This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s