Invasi Tembakau Global Vs World No Tobacco Day

Akhir bulan Mei adalah hari anti-tembakau sedunia tepatnya pada 31 Mei. Berbicara mengenai fakta yang berkaitan dengan tembakau cukup menarik, berikut dengan regulasi pengendalian penggunaannya serta apa dampak buruk dan baiknya jika perusahaan tembakau dipaksa gulung tikar: dikatakan baik karena perusahaan rokok tentunya boleh dibilang menyerap tenaga kerja yang cukup banyak sehingga membantu program pemerintah dalam pembangunan ekonomi, dikatakan buruk karena perusahaan rokok menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat bahkan menyebabkan kematian. Akan tetapi, tetap saja merokok lebih banyak buruknya daripada baiknya. lebih banyak ‘racunnya’ dari pada ‘madunya’. Kita bisa menanyakan dampak merokok kepada ahli kesehatan mulai dari dokter, profesor, ilmuwan dan sebagainya.

Invasi penggunaan tembakau adalah salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan masyarakat dunia yang pernah dihadapi. Tembakau membunuh hingga setengah dari penggunanya. Tembakau membunuh hampir 6.000.000 (enam juta) orang setiap tahun, di antaranya lebih dari 5.000.000 (lima juta) adalah perokok aktif (maupun eks perokok aktif) lebih dari 600.000 (enam ratus ribu) adalah perokok pasif. Inginkah Anda merokok? Perhatikan yang ini! Sekitar 1 (satu) orang meninggal setiap 6 (enam) detik akibat rokok dan ini ‘menyumbang’ satu dari 10 (sepuuh) kematian orang dewasa.

Mengapa bisa begitu? Apa betul? Ada lebih dari 4.000 bahan kimia dalam asap tembakau, yang setidaknya 250 diketahui berbahaya dan lebih dari 50 diketahui menyebabkan kanker. Wajar lebih dari 1,9 miliar orang dari 23 negara, yang mewakili 28% dari populasi dunia  telah menerapkan secara keras kampanye anti-tembakau  dalam media massa. Sayangnya, baru 19 negara yang mewakili 6% dari populasi dunia, yang telah menerapkan larangan regional (nasional) secara komprehensif pada iklan, promosi dan sponsorship rokok.

Anehnya lagi, 46 % dari populasi dunia tinggal di negara yang tidak melarang distribusi gratis produk tembakau. Padahal pajak bagi industri rokok efektif untuk menekan laju penggunaan rokok. Bahkan WHO menyerukan para pemimpin nasional untuk ekstra waspada terhadap serangan makin agresifnya industri rokok yang ‘mengurangi’ kebijakan yang melindungi masyarakat dari bahaya tembakau.

Perlu kita ketahui bahwa sebagian besar perokok dewasa memulai kebiasaannya itu sebelum usia 20 tahun. Untuk merekrut perokok baru, ‘mesin’ pemasaran industri rokok tanpa henti menargetkan pemuda, terutama pemudi. Maka lihatlah acara-acara yang ‘digawangi’ oleh pebisnis rokok! Apakah ini merupakan usaha pengganyangan generasi bangsa?

    Pada orang dewasa, perokok pasif menyebabkan penyakit jantung dan pernapasan yang serius, termasuk penyakit jantung koroner dan kanker paru-paru. Pada bayi, hal itu menyebabkan kematian mendadak. Pada wanita hamil, hal itu menyebabkan berat badan rendah. Studi menunjukkan bahwa sedikit orang yang memahami risiko kesehatan spesifik penggunaan tembakau. Sebagai contoh, survei di China pada tahun 2009 mengungkapkan bahwa hanya 37% perokok tahu bahwa merokok menyebabkan penyakit jantung koroner dan hanya 17% tahu bahwa hal itu menyebabkan stroke.

Ternyata di antara perokok yang sadar akan bahaya tembakau, sebagian besar ingin berhenti. Konseling dan pengobatan bisa membantu perokok (yang mencoba berhenti merokok) akan berhasil. Dari sini disimpulkan bahwa manajemen informasi (pengetahuan) tentang bahaya tembakau memegang peranan penting bagi pengendalian penggunaannya.

Karena itu diperlukan The six MPOWER measures (WHO, 2011) yaitu:

  1. Monitor tobacco use and prevention policies (Memantau penggunaan tembakau dan kebijakan pencegahannya).
  2. Protect people from tobacco use (Melindungi masyarakat dari penggunaan tembakau).
  3. Offer help to quit tobacco use  (Menawarkan bantuan untuk berhenti menggunakan tembakau).
  4. Warn about the dangers of tobacco (Memperingatkan tentang bahaya tembakau).
  5. Enforce bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship (Menegakkan larangan iklan, promosi dan sponsorship rokok).
  6. Raise taxes on tobacco (Menaikkan pajak tembakau).

Dengungkan, “world no tobacco day (hari hari tanpa tembakau)!”

    
    
Editor:

Mahendra

Referensi:

World Health Organization. 2011. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs339/en/index.html [diakses 17 Maret 2012]

World Health Organization. 2012. http://www.who.int/mediacentre/news/releases/2012/tobacco_20120530/en/index.html [diakses 1 Juni 2012]

World Health Organization. 2012. http://www.who.int/tobacco/en/ [diakses 1 Juni 2012]

       

 

Advertisements

About mahendros

jangan lupa, usahakan disiplin
This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s